DJPb Sebut Perekonomian Kalsel Semakin Membaik di Januari 2022

Di sisi lain, realisasi pendapatan negara yang berasal dari PNBP di wilayah Kalsel mencapai nilai Rp93,29 miliar atau 10,45 persen dari target.

“Di sisi belanja negara pada bulan Januari 2022 di wilayah Kalsel sudah dicairkan dana sebesar Rp1,57 triliun. Angka realisasi belanja tersebut lebih rendah Rp120,71 miliar dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2021 atau turun sebesar 36,55 persen,” ucap Sulaimansyah.

Sulaimansyah pun menyebutkan, penyerapan belanja APBD Kalsel sampai akhir Januari 2022 terealisasi 2,03 persen atau Rp517,48 miliar dari total pagu Rp25.509,68 miliar.

Sementara, realisasi pendapatan mencapai 5,09 persen atau Rp1.182,9 miliar dari target sebesar Rp23.237 miliar.

Terkait gelombang tiga COVID-19, Sulaimansyah optimis kegiatan perekonomian tidak terganggu dan terus bergerak positif, dengan catatan masyarakat tetap menjaga protokol kesehatan.

“Kasus COVID-19 gelombang ke tiga di Kalsel menunjukkan indikasi yang meningkat. Dibandingkan dengan varian delta, varian ini mempunyai daya penularan yang lebih tinggi namun menunjukkan dampak terhadap kesehatan yang lebih ringan. Oleh karenanya, kita masih memiliki harapan besar bahwa kegiatan perekonomian tidak terganggu dan tetap bergerak ke arah kondisi yang semakin baik,” kata Sulaimansyah. (edj/mc)

Editor: Erna Djedi

Baca Juga :   Pangkas Anggaran Kunker, Bupati Tanah Laut Tegaskan RKPD 2027 Fokus ke Desa Tertinggal

Baca Lebih Lengkapnya Instal dari Playstore WartaBanjar.com

BERITA LAINNYA

TERBARU HARI INI

paling banyak dibaca