Terungkap Fakta Sebenarnya Asal-usul Kuburan Upin dan Ipin di Sulawesi yang Sempat Viral

Sedangkan Ipin meninggal tahun 1996 saat baru berumur tiga hari.

Karena berusia masih sangat muda, Hikma tidak sempat memberi nama anak-anaknya itu, sehingga dimakamkan tanpa nama.

“Kuburnya hanya diberi kayu sebagai tanda, karena tidak ada biaya untuk membuat batu nisan,” ujarnya.

Kemudian pada tahun 2016 Hikma memiliki uang sehingga bisa merenovasi kubur kedua anaknya itu dengan memasang kijing.

Kebetulan pada tahun tersebut sedang ramai tayangan kartun animasi Upin dan Ipin.

Pemberian nama Upin Ipin sendiri atas saran anak bungsu Hikma yang bermana Gisman.

“Awalnya dulu nisannya masih kayu, pas ada rezeki pada tahun 2016 diperbaiki. Oleh anak bungsu saya diberi nama Upin dan Ipin,” jelas Hikma melansir radarsulteng.id, Selasa (18/1).

Jawaban Hikma ini sekaligus menjawab terkait kesimpangsiuran kuburan Upin dan Ipin yang dikaitkan dengan film kartun asal Malaysia tersebut. (berbagai sumber)

Editor: Erna Djedi