Diperkirakan ia kaget melihat rumahnya hangus terbakar, sehingga mendadak terkena serangan jantung.
Kebakaran yang melanda Pasar Desa Pundu terjadi pada Senin (3/1/2022) siang sekitar pukul 14.00 WIB. Api dengan cepat menyebar karena hampir semua bangunan terbuat dari kayu.
Api baru bisa dipadamkan sekitar pukul 17.30 WIB. Pemadaman dilakukan oleh masyarakat dibantu dua unit mobil pemadam kebakaran swasta, dua mobil pemadam dari Kabupaten Katingan, dan tiga unit mobil pemadam dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kotawaringin Timur.
Dugaan sementara, kebakaran dipicu korsleting listrik.
Polisi masih menyelidiki penyebab kebakaran dengan meminta keterangan pedagang dan penghuni rumah yang terbakar.
Akibat musibah ini, sebanyak 187 jiwa terdampak. (bjg)






