Lalu tidak berapa lama kemudian 3 orang pengurus masjid yang menggunakan sarung dan peci berlari.
Sementara itu 2 pemuda yang membawa parang berjalan di belakang, sambil menenteng parang.
“Kapolsek Medan Timur Kompol Rona Tambunan, membenarkan peristiwa tersebut. 2 pelaku marah, karena pengurus mengganti password wifi masjid, sehingga
mereka tidak bisa menggunakannya. “
“Namun Rona belum mendetailkan kronologi kejadian serta identitas pihak yang
bertikai. Polisi masih menyelidiki kasus ini,” keterangan tertulis di akun tersebut.(aqu)
Editor Restu

