Beliau juga mengucapkan terima kasih kepada pihak RS Harapan Kita yang telah membina sehingga RSUD Ulin mampu melaksanakan operasi jantung terbuka perdana.
“Keberhasilan operasi jantung perdana ini setelah melalui proses panjang, kami memberikan apresiasi dan bangga atas capaian ini, RSUD Ulin telah melaksanakan fungsi pelayanan dengan baik dan terima kasih kepada semua tim RSUD Ulin beserta para Nakes,” katanya.
Sementara itu Plt Direktur RSUD Ulin Banjarmasin, dr. Izaak Zoelkarnain Akbar mengatakan operasi jantung terbuka perdana ini digelar tak lepas dari dukungan dan arahan Gubernur Kalsel beserta jajaran Pemprov Kalsel.
Pada operasi jantung perdana ini ada dua pasien yang ditangani yakni berusia 60 tahun dan 63 tahun.
Operasi yang dilaksanakan adalah By pass jantung dilakukan selama dua hari.
Sementara Dr Hananto selaku Direktur RS Harapan Kita mengatakan RSUD Ulin Banjarmasin merupakan satu dari 54 RS di Indonesia yang mendapatkan pengampuhan dari RS Harapan Kita Jakarta untuk menjadi RS pelayanan jantung terpadu.
“Sebagai RS pelayanan jantung terpadu, RSUD Ulin wajib membina rumah sakit yang ada di kabupaten/kota di Kalsel dalam rangka pelayanan pasien penyakit jantung,” katanya. (brs/berbagai sumber)
Editor: Yayu Fathilal







