Ketua Panitia HKN 2021 Beberkan Ada Redasional SK Berganti Bahkan Dihilangkan

Hingga dirinya dipanggil jaksa pada Senin (22/11/21) lalu.

“Di hari itu ya saya serahkan apa adanya, kalau memang ada perubahan,” imbuhnya.

Selanjutnya, dia turut bercerita terkait proposal yang diserahkan ke sejumlah rumah sakit, puskesmas, apotik, tenaga kesehatan hingga hotel serta instansi lain di luar lingkup Dinkes Banjarmasin.

Kata Yannuardiansyah, kegiatan di setiap HKN ini memang sudah berlangsung sejak tahun 2019 lalu. 

Tahun ini dirinya menjadi ketua. Dirinya pada 1 Oktober ditunjuk jadi Kabid Kesmas dan mengakui tidak berpengalaman menggelar HKN.

“Tidak tahu menahu soal bagaimana internal di Dinkes ini. Jadi cuma bisa berprasangka baik saja,” jelasnya.

Dirinya juga tidak mengetahui langsung berapa dana hasil pungutan tersebut dan baru mengetahui saat pembuatan laporan pertanggungjawaban keuangannya.

Sementara itu, Kasi Intelijen Kejari Banjarmasin, Budi Mukhlish mengatakan pihaknya telah mengumpulkan sejumlah alat bukti.

Termasuk dokumen, kaos yang digunakan saat pelaksanaan kegiatan HKN, bukti rekaman suara, hingga uang tunai.

“Akan ditelaah dulu. Keputusan akhir ada di pimpinan,” pungkasnya. (Qyu)

Editor : Hasby