WARTABANJAR.COM, PARINGIN – Kabupaten Balangan, yang bertetanggaan dengan Kabupupaten Hulu Sungai Tengah, patut waspada banjir.
Saat ini Balangan memang sudah dilanda di beberapa kawasan. Namun, banjir tersebut dikhawatirkan meluas dengan turunnya hujan yang masih deras.
Saat ini setidaknya sejumlah desa terendam banjir setelah Sungai Balangan meluap, seperti di Kecamatan Juai, Desa Mihu, Desa Bata, Desa Lalayau.
Kemudian di Kecamaran Halong, Desa Hauwai, Desa Mamantang, Desa Tabuan, Desa Binuang Santang, Desa Puyun, Desa Uren, Desa Karya Mauya, Desa Kapul, Desa Tabuan, dan Desa Mantuyan.
Selain dua kecamatan tersebut, sejumlah desa di Kecamatan Awayan juga terendam akibat meluapnya Sungai Batang Pitap, yakni Desa Tundakan Hulu, Ambakiang, Pulantan, Muara jaya dan Awayan Hilir.
Di Kecamatan Tebing Tinggi, desa yang terendam akibat meluapnya sungai Batang Pitap, yakni Desa Mayanau, Desa Simpang Bumbuan, Simpang Nadong, Auh, Ju’uh dan Sungsum.
Selain itu, Desa Tariwin di Kecamatan Batumandi serta beberapa titik lokasi di Kelurahan Batu Piring juga terdampak banjir.
Banjir kali ini juga diyakini lebih parah dari banjir yang terjadi sebelumnya.
Bahkan Desa Juuh yang menjadi perbatasan antara Kecamatan Awayan dengan Tebing Tinggi tidak bisa dilewati dengan kendaraan bermotor seperti roda dua maupun roda empat.
Untuk menangani kondisi Banjir, Bupati Balangan, Abdul Hadi, mengatakan pihaknya memerintahkan TRC dari BPBD untuk memantau dan membantu warga yang terkena banjir.
Petugas TRC ini sendiri, lanjut dia, telah dibagi ke beberapa wilayah yang terkena banjir, guna memantau, mengawasi serta membantu warga yang terkena musibah banjir.