Seperti dikutip dari idntimes.com, Dini menjelaskan bahwa antara PT Jhonlin Baratama dengan PT Jhonlin Agro Raya jelas berbeda. PT Jhonlin Baratama bergerak di sektor pertambangan batu bara, sedangkan PT Jhonlin Agro Raya adalah biodiesel dan jajaran direksinya pun berbeda pula.
Ditegaskannya, kehadiran Jokowi dalam peresmian pabrik biodiesel tersebut harus dilihat dari sudut pandang yang lebih luas, seperti dalam rangka mendorong hilirisasi industri.
Presiden ingin menekankan pentingnya mendorong industri biodiesel dalam rangka meningkatkan ketahanan energi nasional, serta menekan defisit neraca perdagangan akibat impor solar. Melihat dari perspektif lingkungan, biodiesel dapat membantu meningkatkan kualitas lingkungan melalui kontribusi pengurangan emisi gas rumah kaca. Dalam hal ini Presiden juga ingin mengingatkan kembali komitmen Indonesia untuk meninggalkan energi fosil dan beralih ke energi baru terbarukan. (has)
Editor : Hasby







