BPKAD Tunggu Pengajuan Pembayaran, Tunggakan Insentif Nakes di Banjarbaru Rp 10 M
WARTABANJAR.COM, BANJARBARU - Insentif Covid-19 bagi tenaga kesehatan di Banjarbaru masih menunggak sekitar Rp 10 miliar lebih, dari total tagihan tahun 2021 sebesar Rp 15.250.357.414. Kepala BPKAD Kota Banjarbaru, Jaynudin ketika dikonfirmasi wartabanjar.com, membenarkannya.
"Segitu sisanya (Rp 10M)," katanya, Rabu (27/10/2021).
Dia mengatakan, untuk sisa tunggakan akan dibayarkan setelah ada pengajuan pembayaran dari dinas kesehatan dan dari Rumah Sakit Daerah Idaman Banjarbaru
Pria yang akrab disapa Bang Jay ini menambahkan, alokasi dana sudah siap, tinggal menunggu pengajuan pencairan dari SKPD yang menangani.
Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru, Rizana Mirza ketika dikonfirmasi justru mengaku sudah. Kemungkinan informasi pada awal Oktober lalu, sekarang insentif tenaga kesehatan dari Januari sampai September 2021 untuk tenaga kesehatan di 10 puskesmas yang dikelola dinas kesehatan sudah dibayarkan semua.
"Alhamdulillah sekarang sudah dibayar lunas setelah anggarannya tersedia dari BPKAD," katanya.
Dirinya bahkan menyebutkan data dari BPKP tersebut tanggal 12 Oktober 2021 lalu.
Kepala Perwakilan BPKP Kalimantan Selatan, Rudy M Harahap kepada wartabanjar.com mengatakan, Kota Banjarbaru termasuk tagihan berdasarkan hasil inputan innakes melalui aplikasi dari bulan Januari sampai dengan Agustus 2021 di rumah sakit.
Dia juga mengatakan, dalam mengatasi kondisi ini, harus ada rekonsiliasi data antara Dinkes, Bakeuda, dan Rumah Sakit. Kemudian, lakukan konsolidasi penyelesaian tunggakan.
“Anggaran menurut catatan sudah tersedia. Sekarang hanya di aspek teknis administratif yang membutuhkan kegigihan semua pihak di internal masing-masing Pemerintah Daerah,” kata Rudy M Harahap, Rabu (27/10/2021)
Ditegaskannya, tagihan insentif Covid-19 bagi tenaga kesehatan ini sebenarnya hanya membutuhkan kesadaran para pihak untuk mau menyelesaikan administrasi pembayaran.
Dirinya pun membeberkan data tunggakan insentif Covid-19 bagi tenaga kesehata di Kalsel, update data sisa per minggu ini Senin 25 Oktober 2021.
Selain Pemko Banjarbaru, Kabupaten Hulu Sungai Selatan juga masih menyisakan tunggakan tahun 2021 ini sebesar Rp 6.091.562.654 dari total tagihan Rp 23 Miliar. Kabupaten Hulu Sungai Tengah tunggakan sebesar Rp 2.851.071.542 dari total tagihan sekitar Rp 4 miliar.