Pemerintah Arab Saudi Bolehkan Jemaah Masjidil Haram Tak Menerapkan Protokol Kesehatan COVID-19, Pembatas dan Stiker Social Distancing Dilepas

    WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN-Badan Kepresidenan Urusan Dua Masjid Suci Arab Saudi mulai hari ini, Minggu (17/10/2021) sudah membolehkan jemaah Masjidil Haram untuk tak memakai protokol kesehatan COVID-19 saat beribadah di masjid tersebut.

    Twitter resmi Badan Kepresidenan Urusan Dua Masjid Suci Arab Saudi mengunggah beberapa foto dan video yang menampilkan para pekerja Masjidil Haram sedang melepas stiker tanda jaga jarak atau social distancing di Masjidil Haram.

    Kemudian, pagar pembatas di sekitar Kakbah juga dibuka sehingga jemaah sudah bisa berdekatan dan menyentuh Kakbah lagi.

    Pembatasnya sekarang diganti dengan pita.

    Para pekerja Masjidil Haram menyingkirkan pagar pembatas social distancing di sekitar Kakbah sehingga jemaah sudah boleh beribadah berdekatan dengan Kakbah bahkan menyentuh Kakbah, Sabtu (16/10/2021) malam. Foto: Twitter/ReasahAlharmain

    Di Twitter itu disebutkan bahwa setelah sukses melakukan protokol kesehatan dan pencegahan penyebaran virus corona yang dilakukan selama dua tahun, sekarang poster juga stiker penanda jaga jarak telah dicabut di Masjidil Haram.

    Tampak para pekerjanya bekerja malam.

    Pihaknya mengatakan hal ini dilakukan untuk persiapan salat subuh besoknya atau Minggu (17/10/2021).

    Berikut ini unggahan lengkapnya:

    (brs)

    Editor: Yayu Fathilal

    Baca Juga :   Kuburan Massal Prajurit Romawi Ditemukan di Bawah Lapangan Bola, Ungkap Jejak Pertempuran Abad Pertama

    Baca Lebih Lengkapnya Instal dari Playstore WartaBanjar.com

    BERITA LAINNYA

    TERBARU HARI INI