3 Pelaku Gendam Lintas Pulau Diringkus Tim Gabungan Polda Kalsel-Kalteng, Ditemukan Kartu ATM dan Dolar Palsu
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Tiga pelaku penipuan dengan cara gendam (hipnotis) berhasil diamankan tim gabungan Polda Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.
Penangkapkan ketiga pelaku dilakukan tim terdiri unit Resmob polda Kalsel, unit Resmob Polda Kalteng, unit Resmob Polresta Palangkaraya, unit Timsus Polresta Banjarmasin, unit Resmob Polres Banjarbaru, dan unit Resmob Polres Banjar, dipimpin Kanit Resmob Polda Kalsel, AKP Endris Ary Dinindra SIK MH, Sabtu (25/9/2021).
AKP Endris mengungkapkan, pengungkapan kasus ini berawal dari adanya laporan korban dengan modus slip ATM.
Korban menyebutkan, pelaku diduga orang luar Kalimantan karena menggunakan bahasa dengan logat dari daerah tertentu di Sulawesi.
Bemodal keterangan korban dan rekaman CCTV yang merekam gambar terduga pelaku, jelas Kanit Resmob, tim kemudian hunting di sekitar Jalan Veteran, Kelurahan Sungai Sipai, Kecamatan Martapura Kota, Kabupaten Banjar, Kalsel.
"Dalam hunting tersebut, anggota mencurigai seseorang yang berbicara dengan logat khas daerah di Sulawesi," jelas AKP Endris.
Selain logat dan beberapa ciri yang memiliki kesesuain dengan keterangan korban, anggota tim gabungan juga merasa curiga melihat gerak-gerik pelaku dan seorang temannya.
Tim kemudian mendekati kedua orang ini, kemudian melakukan penggeledahan.
Ternyata ditemukan banyak kartu ATM di dalam pelaku dan dilakukan interogasi terhadap keduanya,
mereka mengakui perbuatannya telah melakukan pencurian dengan modus menukar ATM korban.
Selanjutnya, tim memburu satu pelaku lainnya yang diinformasikan berada di Banjarmasin.
Sesampainya di Banjarmasin tepat nya di Ramayana, tim berhasil mengamankan pelaku yang mana sedang belanja, setelah itu pelaku dan barang bukti di bawa ke polres Banjarbaru untuk proses lebih lanjut.
Pelaku tiga orang, yakni Achmad asal Gresik, Jawa Timur, Sudir asal Pare-pare, Sulawesi Selatan, dan Hengri asal Garut, Jawa Barat.