Reaksi Marah Messi Saat Ditarik Keluar di Menit 75 Oleh Pelatih PSG

Messi nyaris mencetak gol di menit ke-32.

Dia menemukan Neymar di kiri dan berlari untuk memenuhi umpan balik cerdas Neymar, tetapi kiper Anthony Lopes membaca tembakan rendah Messi dengan baik dan menyangkalnya dengan kakinya.

Empat menit kemudian, Lopes terjebak di titik penalti saat Messi membentur mistar gawang dengan tendangan bebas dari jarak 25 meter.

Messi, yang gol terakhirnya di Liga Champions untuk Barca saat bertandang ke PSG pada leg kedua babak 16 besar musim lalu, juga membentur mistar gawang dalam hasil imbang 1-1 pada Rabu di Club Brugge.

PSG unggul lima poin dari rival sengitnya Marseille, setelah memainkan satu pertandingan lagi.
Marseille sebelumnya mengalahkan Rennes 2-0 untuk pindah ke tempat kedua dengan striker Bamba Dieng mendapatkan gol ketiganya dalam dua pertandingan.

Setelah Dieng menerima umpan silang dari gelandang Pol Lirola di menit ke-48, pemain pengganti Amine Harit mencetak gol di menit ke-70 setelah memotong dari sayap kiri.

Juga, Amine Gouiri gagal mengeksekusi penalti saat tim peringkat kelima Nice ditahan imbang 2-2 dengan mengunjungi Monaco dalam derby French Riviera yang mendebarkan.

Gouiri memiliki peluang untuk mengubah skor menjadi 3-2 dari titik putih pada menit ke-82 menyusul hand ball dari bek Benoit Badiashile. Tapi dia meleset dari sasaran.

Penalti striker Monaco Wissam Ben Yedder lima menit sebelumnya membuat kedudukan menjadi 2-2, beberapa saat setelah Gouiri dan Andy Delort memberikan umpan kepada gelandang Hicham Boudaoui.

Setelah penyerang Nice Kasper Dolberg keluar lapangan karena cedera lutut, gelandang Aleksandr Golovin membawa Monaco unggul pada menit ke-39 dari umpan silang sayap kanan Gelson Martins.

Delort, yang menggantikan Dolberg, menyamakan kedudukan pada menit ke-50 saat ia menyundul umpan silang Gouiri. Gouiri mencetak empat gol dan dua assist dalam enam pertandingan.

Kemudian Pedomani pola Operasi Patuh 2021 saat ini dengan melaksanakan 100 persen kegiatan preemtif dan preventif yang mengedepankan kegiatan edukasi persuasif, simpatik dan humanis, Melakukan inovasi tentang prokes dan mobilitas, serta Melakukan pengawasan dan pengendalian yang ketat agar tidak terjadi penyalahgunaan kewenangan oleh anggota di lapangan.

Sumber: AP
Editor: Erna Djedi