Begini Penjelasan Balai, Terkait Jalan A Yani Km 20.900 Jurusan Pelaihari Banjarmasin Bergelombang
WARTABANJAR.COM, BANJARBARU - Kondisi Jalan A Yani Km 20.900 jurusan Banjarmasin Pelaihari bergelombang, bahayakan pengguna jalan yang melintas terutama kendaraan roda dua. Bahkan seringkali pengendara sepeda motor jatuh mengakibatkan luka ringan hingga luka berat.
Humas Balai Jalan Nasional Wilayah Kalimantan Selatan, M Efendi kepada wartabanjar.com menjelaskan, ruas jalan itu merupakan jalan nasional. Kerusakannya tergolong parah, maka proses penanganannya tidak bisa ditimbun atau langsung dilapis.
“Kalau ditimbun tidak ada gunanya, salah satu upaya penanganannya dengan cara dipotong dan menggali pondasi bawahnya,” katanya, Senin (6/9/2021).
Dia juga menjelaskan, namun tahun ini tidak bisa melakukan penanganan karena tidak ada dana, tetapi akan dianggarkan tahun depan.
“Tim sudah turun ke lapangan melakukan survei,” pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, Warga setempat, Rifaldi kepada wartabanjar.com mengatakan, kondisi badan jalan aspal yang bergelombang itu sudah cukup lama. Tanpa ada penanganan agar tidak lagi membahayakan pengguna jalan, terutama pengendara sepeda motor.
“Bergelombang jalannya, mulai tak jauh dari simpang empat Landasan Ulin arah Pelaihari sampai simpang empat Trikora LIK, terutama sebelah kiri kalau dari Pelaihari arah ke Banjarmasin,” katanya, Jumat (3/9/2021).
Bahkan menurutnya, dalam satu bulan sepengetahuannya ada empat hingga lima pengendara sepeda motor yang jatuh akibat jalan bergelombang tersebut.
Hal senada juga diungkapkan pengendara sepeda motor yang sehari-hari melintas jalan tersebut, Muhammad. Begitu melewati jalan Liang Anggang dari simpang empat LIK sampai bundaran Liang Anggang sangat terasa bergelombang
“Jika tidak hati-hati dan tidak mengambil jalan ke pinggir maka sangat berbahaya. Namun bahayanya jika ada pengendara yang mengindari jalan bergelombang itu, tiba-tiba mengambil arah ke kanan, dikhawatirkan terserempet mobil yang melintas,” jelasnya.
Baik Rifaldi maupun Muhammad sama-sama mengharapkan ada perhatian dan pengananan dari pihak terkait dalam mengatasi jalan bergelombang tersebut. Agar tidak ada lagi membahayakan pengendara roda dua. (dyn)
Editor : Hasby