Dia meminta para dosen dan karyawan, termasuk mahasiswa, dapat mencari sendiri tempat-tempat yang melaksanakan vaksinasi tanpa harus mengikuti vaksin yang diselenggarakan di kampus.
“Kalau semua sudah divaksin maka kita bisa membuka kampus seiring ada kebijakan penurunan level PPKM nantinya,” kata Sutarto.
Dia mengatakan bahwa menunda kuliah tatap muka sebagai keputusan terbaik saat ini karena semua pihak, termasuk lembaga pendidikan tinggi, harus bersama-sama
mencegah meluasnya penularan COVID-19.
“ULM secara berkala meningkatkan kemampuan dosen dalam mengembangkan modul perkuliahan daring yang dikoordinasikan oleh Lembaga Peningkatan dan Pengembangan Pembelajaran (LP3),” katanya. (ant)
Editor: Erna Djedi







