Peristiwa seperti itu dikatakannya bukan kali pertama terjadi di wilayahnya.
Diketahui sungai besar di situ menjadi jalur hilir mudik tongkang angkutan batu bara.
“Ini bukan yang pertama. Kemarin pernah juga menabrak dermaga, nanti kita buka datanya,” ujarnya.
Dikatakannya, biasanya pihak perusahan yang bersangkutan bertanggung jawab atas peristiwa tongkang yang hantam rumah warga itu.
Tidak ada korban jiwa atas kejadian tersebut, dari data Danramil Candi Laras Utara Kapten Inf Budiman selain lima rumah yang rusak parah itu adapun kerugian lain yang diderita masyarakat.
“Selain lima unit rumah rusak ada juga mesin ces klotok enam unit, keamba ikan, padi 250 kg dan satu unit titian milik desa,” jelasnya. (dyn/ant)
Editor: Erna Djedi







