“Seperti diketahui bersama, aplikasi Srikandi pada dasarnya merupakan integrasi antara pengelola arsip dinamis secra internasional berbasis digital,” katanya.
Dia menambahkan, pentingnya arsip tak hanya terkait dengan penyelamatan memori, wawasan budaya indentitas dan jati diri akan tetapi juga sebagai akuntabilitas kinerja pemerintah daerah. Juga peningkatan kualitas pelayanan publik sekaligus sebagai indikator penentu pelaksanaan reformasi birokrasi daerah.
Pada pelatihan ini menghadirkan narasumber Agung Ismawarno Arsiparis Muda Direktorat Kearsipan Daerah I dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI). (has/mckominfotanbu)
Editor : Hasby







