
Ia menerbitkan novel pertamanya, Kalau Tak Untung pada tahun 1933, yang menjadikannya sebagai novelis perempuan pertama dalam sejarah Indonesia.
Diterbitkan oleh Balai Pustaka milik pemerintah, konon inspirasi novel ini adalah beberapa kejadian nyata dalam hidupnya yaitu tunangannya yang menikahi wanita lain dan kisah dua sahabat kecilnya yang saling jatuh cinta namun tak bisa bersatu.
Ia kembali menerbitkan novel pada tahun 1937 berjudul Karena Keadaan.
Bersama kepindahannya ke Kuantan sejak 1941, Sariamin naik sebagai anggota parlemen daerah untuk Provinsi Riau setelah terpilih pada tahun 1947.
Ia terus menulis selama sisa umurnya.
Sang penulis meninggal di Pekanbaru, Riau, 15 Desember 1995 pada umur 86 tahun. (ant)
Editor: Yayu Fathilal