Tuntut Razif Minta Maaf, ditengarai Sudah Permalukan Mantan Pambakal Tambak Baru

    Dirinya menyayangkan, tim kuasa hukum H2D seakan membut cerita seolah-olah orang tuanya telah membuat curang dan pelaku kriminal. Lebih parahnya lagi, semua berita tersebut tersebar luas di media.

    “Kami menanggung malu. Jiika anda laki-laki, tentu anda berani mempertanggungjawabkan dan meminta maaf,” tegasnya.

    Tim Hukum Birinmu, Rivaldi Guci mengatakan, masyarakat Tambak Baru dengan kearifan lokalnya ternyata lebih dewasa dalam menyikapi persoalan tersebut dibanding pakar hukum atau praktisi hukum. Mereka lebih bijak, lebih memilih cara-cara santun dan tidak gegabah main lapor-lapor.

    “Mereka lebih berfikir kemaslahatan dan rasa persaudaraan, sebagai orang Banua, mereka lebih memikirkan kerukunan. Kita (yang katanya berpendidikan) harusnya malu sama mereka, dengan kesantunan dan kebersahajaan Banjar, mereka hanya meminta Raziv meminta maaf secara terbuka,”  kata Rivaldi Guci, Kamis (29/4/2021).

    Menurut Rivaldi, jika melihat video penggerebekan rumah Gusti Nasrudin pada dini hari itu, ada beberapa hal yang mengganjal. Pertama, pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan kepada Gusti Nasrudin dan direkam.

    “Pertanyaan-pertanyaan yang diajukan, mencoba mengarahkan agar membenarkan bahwa bantuan bakul itu memang dari Paman Birin. Untunglah GN menyampaikan apa adanya bahwa dia yang justru berinisiatif mencari bantuan dari berbagai donatur buat warga Tambak Baru yang terkena musibah banjir,” kata Rivaldi.

    Patut dipertanyakan pula menurut Rivaldi adalah keikutsertaan Rajiv pada penggeledahan dini hari itu. Menurutnya, kalaupun Bawaslu Banjar ikut terlibat malam itu, kapasitas Raziv tetap bisa dipertanyakan sebagai apa.

    Baca Juga :   Ribuan Jemaah Padati Haul ke-219 Datu Kelampayan, Ponpes Salafiyah Penuh Sesak

    Baca Lebih Lengkapnya Instal dari Playstore WartaBanjar.com

    BERITA LAINNYA

    TERBARU HARI INI