Warga Pekapuran Raya Curhat ke Dewan Masih Kesulitan Dapatkan LPG 3 Kg

Karena itu, kata dia, kuota bagi gas elpiji 3 kilogram di daerah sana sangat dibutuhkan warganya, apalagi kondisi usai banjir yang melanda pada pertengahan bulan awal tahun lalu, di mana pengaruhnya bagi kesulitan perekonomian masyarakat masih terasa sampai kini.

“Memang masalah gas langka hingga harganya mahal ini seperti kebiasaan, moga bisa ditangani kedepannya agar semuanya lancar tidak terulang-ulang masalahnya seperti ini,” ujar politisi PKS tersebut.

Selain masalah itu, aspirasi masyarakat yang disampaikan ke pihaknya juga terkait infrastruktur, jalan gang dan jembatan, termasuk juga drainase, sebab akibat banjir lalu tersebut banyak yang rusak.

“Cukup lama kan musibah banjir kemarin terjadi, hingga ada yang berminggu-minggu daerah pemukiman warga yang tergenang banjir,” ujarnya.

Pada pelaksanaan reses di Banjarmasin Timur ini semua anggota dewan yang berada di daerah pemilihan tersebut turun bertempat di Kecamatan Banjarmasin Timur, dipimpin langsung Ketua DPRD Kota Banjarmasin H Harry Wijaya dan wakil pimpinan Tugiatno.

Pelaksanaan reses dewan masih seperti tahun lalu, karena kondisi masih pandemi COVID-19, hingga para pendukung atau perwakilan masyarakat menyampaikan aspirasinya melalui tulisan yang disampaikan ke masing-masing anggota dewan.

“Karena penyebaran COVID-19 di daerah kita masih tinggi, kita semua harus mentaati protokol kesehatan,” ujar Ketua DPRD Kota Banjarmasin H Harry Wijaya. (ant)

Editor: Erna Djedi