Lanjut Mukhyar, ribuan Rapid Test Antigen tersebut akan dikoordinasikan ke Kadinkes Kota Banjarmasin bersama Kapolresta Kota Banjarmasin serta Komandan kodim 1007 terkait teknis penggunaannya.
“karena memang Banjarmasin merupakan Barometer untuk keberhasilan penanganan Covid-19 di Kalimantan Selatan,” pungkasnya.
Sementara itu, Pj Gubernur Kalsel Safrizal menjelaskan Rapid Test Antigen tersebut adalah alat skrining yang cepat dan mudah serta tingkat akurasinya mencapai 95-97% saat digunakan untuk mendeteksti terpaparnya Covid-19.
Safrizal menghimbau agar tetap pakai masker, tetap jaga jarak hindari kerumunan serta kurangi mobilitas agar vaksinasi bisa terselaikan dengan baik dan memperoleh hasil yang diinginkan.
“Mengapa kami melakukan ini supaya menemukan angka yang sebenarnya sambil terus tetap malakukan upaya lainnya,”pungkas Safrizal. (edj)
Editor: Erma Djedi







