WARTABANJAR.COM, MARABAHAN – Seminggu setelah melaksanakan panen di Desa Beringin Jaya Kecamatan Anjir Muara, petani di Kabupaten Barito Kuala (Batola), Kalimantan Selatan kembali menggelar panen padi unggul, Rabu (3/3).
Kali ini panen dilaksanakan di Desa Murung Keramat, Kecamatan Belawang.
Panen di lahan Gapoktan Tani Mandiri ini dilaksanakan bersama Wakil Bupati H Rahmadian Noor, jajaran Forkopimda/mewakili, Kadis TPH Syamsir Rahman, Kadistan TPH Batola Hj Murniati, para pimpinan SKPD terkait dan para petani.
Wakil Bupati Batola, H Rahmadian Noor, bersyukur atas keberhasilan petani melaksanakan panen.
Terlebih panennya bersamaan dengan beberapa wilayah terkena musibah banjir seperti sebagian di Kecamatan Belawang, Mandastana, Jejangkit, Alalak, Cerbon, dan Rantau Badauh dengan luasan diperkirakan mencapai 828 km2 atau 82.800 hektare.
Wabup menyatakan, saat ini hampir 34 ribu hektare sawah di Batola yang terendam dengan kedalaman rata-rata 1 meter dan di dalamnya terdapat padi yang sedang disemai, terutama padi lokal dan sebagian padi unggul.
Limpahan air yang sangat besar ditambah kondisi geografis Batola yang rendah, tutur wabup yang akrap disapa Rahmadi itu, menyebabkan banjir lebih lama bahkan sebagian besar sawah masih terendam.
Kepada masyarakat, khususnya petani, Rahmadi berharap, belajar dari pengalaman banjir hendaknya dapat melakukan pemeliharaan secara rutin saluran-saluran irigasi termasuk sungai agar ketika air datang bisa dengan cepat turun ke sungai yang lebih besar, sehingga lahan pertanian tidak sampai mengalami kerusakan parah.
Terkait panen yang dilaksanakan, lelaki yang pernah menjadi anggota DPRD Batola itu mengatakan, pemerintah terus berusaha melakukan pengembangan bahkan sejak dekade terakhir Batola secara bertahap beralih ke pertanian semi mekanis agar secara berangsur-angsur bisa lebih maju.
Kepada para petani, Rahmadi mengucapkan terima kasih atas perjuangan melakukan budidaya sehingga meski di tengah berbagai terpaan tetap mampu melakukan panen.
Dia menyatakan, berdasarkan berdasarkan perhitungan BPS dalam situasi seperti sekarang sektor yang tidak terpengaruh pertumbuhan hanya pertanian dengan mampu menyumbang antara 28 hingga 29 persen perekonomian di Batola.
Senada dengan Wakil Bupati Rahmadian Noor, Kadis TPH Provinsi Kalsel Syamsir Rahman merasa bangga kepada petani di Desa Murung Keramat Kecamatan Belawang yang mampu menanam padi unggul sampai tiga kali setahun. Pun begitu,
Dia mengimbau petani tak meninggalkan padi lokal karena bermanfaat menahan inflasi.







