“Para pasien semula dalam pemantauan Tim COVID-19 masing-masing kecamatan, hanya Btl-1242 yang berasal dari pemantauan Tim COVID-19 SKB Marabahan,” ucapnya.
Jubir Satgas COVID-19 yang juga Kadinkes Batola itu menyatakan, dengan adanya tambahan baru ini maka total kasus konfirmasi di kabupaten berjuluk Bumi Ije Jela ini mencapai 1.412 orang dengan rincian terdiri dari sembuh 1.214 orang (85,98 persen), meninggal 16 orang (1,13 persen), dan kasus aktif 182 orang (12,89 persen).
Menyangkut 182 kasus aktif, wanita ramah itu menerangkan, terdapat 154 orang menjalani isolasi mandiri. Sedangkan 28 lainnya dalam perawatan masing-masing di RS Ciputra dua orang, di RS Bhayangkara satu orang, di RSUD Ulin dua orang, di RSUD H Abdul Azis dua orang, di Karantina Bapelkes empat orang dan di Karantina SKB 17 orang.
Selain terdapat kasus aktif, lanjutnya, di daerah itu juga terdapat kasus suspek 16 orang, kasus probable satu orang dan kontak erat 101 orang.
Di kesempatan itu pula, Azizah menyampaikan ralat identitas laporan pasien positif yang disampaikan Jumat (26/2).
Dari laporan tertulis pasien positif berkode Btl-1409 berjenis kelamin laki-laki berusia 42 tahun asal Kecamatan Alalak.
“Yang benar pasien positif berkode Btl-1409 tersebut berjenis kelamin wanita berusia 33 tahun asal Kecamatan Rantau Badauh,” terangnya. (ant)
Editor: Erna Djedi







