Namun jika pelantikan bisa dilaksanakan secara tatap muka, maka pelantikan kemungkinan akan dilaksanakan di Palangka Raya.
Berdasarkan arahan, hanya 25 orang yang boleh masuk ke dalam tempat acara pelaksanaan yaitu unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah serta keluarga inti yaitu anak dan istri.
“Nanti kalau ada rekan-rekan yang lain yang ingin ikut bisa saja, tapi hanya di luar ruangan. Intinya, kita tunggu saja bagaimana nanti keputusan Kemendagri dan pemerintah provinsi,” kata Halikinnor.
Bupati terpilih yang sebelumnya menjabat Sekretaris Daerah Kotawaringin Timur ini mengaku tidak ada persiapan khusus menyambut rencana pelantikan itu. Dia hanya menyiapkan pakaian yang memang sudah ditentukan sesuai aturan.
Halikinnor berharap pelantikan berjalan lancar sehingga dirinya bisa segera menjalankan tugas. Terlebih saat ini tahun anggaran mulai berjalan sehingga semua sudah harus bekerja keras untuk menjalankan program pembangunan agar berjalan dengan baik.
Pengalamannya sebagai Sekretaris Daerah, menjadi modal baginya untuk bisa beradaptasi secara cepat dalam menjalankan pemerintahan.
Penanganan COVID-19 tetap menjadi prioritas pemerintahannya nanti, selain program-program prioritas lainnya seperti infrastruktur, pemilihan ekonomi dan lainnya. (ant)
Editor: Erna Djedi







