Kabar Gembira, Puluhan Desa di Tanah Bumbu Segera Dialiri Air Bersih

Untuk pembangunan infrastruktur air minum tematik kemiskinan sebesar Rp. 3,873 Milyar bersumber dari DAK untuk empat desa yaitu Desa Wonorejo Satui, Desa Sumber Sari Kecamatan Sungai Loban, Desa Sidomulyo Kecamatan Mantewe, dan Desa Sepunggur Kecamatan Kusan Hilir.

Adapun kegiatan yang dilakukan berupa pengembangan jaringan distribusi dan sambungan rumah dengan cakupan sebanyak 782 sambungan rumah.

Dari total anggaran pengembangan air minum perkotaan tersebut dapat terlayani sambungan rumah sebanyak 3.211 SR.

Tidak hanya wilayah perkotaan, wilayah pedesaan juga tak terlepas dari perhatian pemerintah daerah Kabupaten Tanah Bumbu.

Untuk penyediaan air minum perdesaan pada tahun anggaran 2021 dialokasikan anggaran sebesar Rp. 4.900.000.000,-.

Anggaran tersebut mencakup 20 Desa Pamsimas yaitu Desa Setarap, Satui Timur, Rejo Winangun, Madu Retno, Batu Ampar, Kusambi, Pulau Panjang, Sumber Makmur, Desa Makmur, Sumber Sari, Pakatellu, Maju Mulyo, Indra Lokajaya, Sukamaju, Trimartani, Wanasari, Danau Indah, Serdangan, Poliwali Marajae, dan Sekapuk.

Adapun pembangunan sistem penyediaan air minum yang akan dibangun dari anggaran tersebut yaitu menara air, ground reservoir, sistem pengolahan, dinding penahan penangkap mata air, perpipaan, serta sambungan rumah dengan total sambungan rumah sebanyak 3.153 KK atau 10.346 Jiwa.

Pada pelaksanaan itu juga, untuk mendukung Covid-19, Pamsimas akan membangun sarana CTPS di 17 Desa dan 3 Desa Reguler pembangunan MCK sekolah.

“Selain dari anggaran belanja daerah, Pemkab Tanbu juga akan menggali sumber-sumber pendanaan lainnya seperti CSR untuk mencapai target 100 persen cakupan pelayanan air minum aman tahun 2024,” pungkasnya. (ant)

Editor: Erna Djedi