Saat ini, menggunakan dana yang ada, STIEI Banjarmasin tetap berusaha memperbaiki kerusakan tersebut. Yanuar mengharapkan, apa yang sudah dilaporkan ke Dirjen Dikti Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI bisa terpenuhi untuk pemulihan aktifitas belajar mengajar di kampus.
“Kami tengah berupaya menyelamatkan server ke lantai dua, agar jika ada banjir, dapat terselamatkan. Sembari menggalang dana dari donatur untuk peduli banjir, donasi dibuka melalui rekening yang sudah ditetapkan kampus,” ujarnya.
Dia menambahkan, bersyukur para alumni STIEI Banjarmasin yang tergabung dalam IKA STIEI turut peduli dan cepat memberikan respons. (pua)
Editor : Hasby







