Nama-nama Pekerja yang Terjebak di Terowongan Tambang Manual di Mentewe


WARTABANJAR.COM, BATULICI
N – Musibah kerja terjadi pada sejumlah pekerja tambang manual di Kecamatan Mentewe Km 33, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan.

Dilansir @habarbanua_terkini longsonr pada lorong galian tambang manual membuat terjebak sebanyak 17 orang pada Minggu (24/1/2021) sekitar pukul 14.30 Wita.

Ke-17 orang tersebut, sebagaimana laman ini menginformasikan adalah Saifudin (50), Arsad (40), Fauzi/Uji (28), Radian (22), M Ridani (26). Putra (18), Memet (18), Bani (24), Ujang (35), Arbani (52), Slamet (50), Imam (28), Maspudi (54),
Pendi (19), Bejo (52), Jani/Beng Beng (30), Gondang (35).

Diinformasikan juga, sekitar pukul 23.30 Wita 7 orang dapat dievakuasi keluar lubang galian tambang batubara dalam keadaan sehat dan selamat.

Adapun ketujuh orang yang berhasil dievakuasi yaitu Arsad, Fauzi, Radian, Ridani, Bani, Ujang, dan Arbani.

Sekitar pukul 02.15. Wita (Senin, 25/1/2021) kegiatan evakuasi dan pencarian korban laka kerja PT CAS dihentikan sejenak menunggu mesin penyedot air.

Sementera itu, hingga ketiga Selasa (26/1), pencarian korban longsor eks tambang batu bara Kecamatan Mantewe masih dilakukan oleh tim gabungan Basarnas, BPBD, TNI, Polri, dibantu Jhonlin Rescue Team, Rescue Arutmin, relawan serta masyarakat setempat.

Lokasi pencarian masih sama dengan fokus 10 korban yang terjebak longsor.

Hal itu disampaikan Kapolres Tanah Bumbu, AKBP Himawan Sutanto Saragih, Selasa (26/1) pagi.

Dia mengakui, ada kendala di lapangan yakni kondisi cuaca dan lumpur yang cukup dalam menutupi lobang sehingga kesulitan mengevakuasi korban.

Baca Juga :   Pengendara Luka Parah di Karang Jawa, Tabrak Lari?

Baca Lebih Lengkapnya Instal dari Playstore WartaBanjar.com

BERITA LAINNYA

TERBARU HARI INI

paling banyak dibaca