Tak ketinggalan, mereka juga dapat melihat tampilan XSR 155 genre tracker “Delta Project” dari Katros Garage, modifikasi motor XSR 155 “Rhodey” karya Lemb Inc dan “Urban Tracker” yang dibuat oleh 32 Custom. Besarnya talenta builder yang masuk dalam Yard Built Indonesia membuat peserta pun aktif berdiskusi mengenai proses pembuatan motor yang telah diubah dengan bermacam tema dan konsep itu, sebagai tambahan ilmu berharga mengenai custom XSR 155.

Builder Andi Akbar/Atenx mengungkapkan pendapatnya mengenai perkembangan modifikasi XSR 155.
”Perkembangan modifikasi Yamaha XSR 155 di Indonesia sekarang bisa dibilang cukup bagus karena dari pertumbuhan usaha bengkel-bengkel temen-temen modif yang simpel permintaannya cukup banyak. Yang punya XSR 155 yang di custom cukup banyak ya. Masyarakat antusias dengan XSR 155 karena motor ini punya beberapa fitur yang cukup high seperti shock depan upside down dan lainnya. Body style bukan yang terlalu klasik juga tapi tidak terlalu modern juga jadi di tengah-tengah. Anak-anak bilang tampilan klasik dibalut teknologi modern,” paparnya.
Sedangkan builder Donny Ariyanto dari Studio Motor menyebutkan event XSR 155 Motoride dan Yard Built Indonesia bagus untuk perkembangan modifikasi.
”Programnya keren, bisa merangsang minat teman-teman pengguna XSR 155 untuk dapat gambaran atau inspirasi kalau mau custom atau modifikasi. XSR 155 enak buat di custom. Harusnya di Yard Built Indonesia sesi ke-2, bisa lebih pecah ya. Kita pelaku otomotif terutama roda dua berharap keterlibatan APM bisa lebih bagus lagi. Yamaha dengan Yard Built udah nunjukin sesuatu dan melibatkan beberapa workshop, nantinya juga akan ada lebih banyak lagi workshop yg terlibat. Bisa lebih memajukan dunia custom Indonesia, ini pergumulan dunia laki-laki,” ungkapnya.