Dandim juga menginformasikan jembatan Benua Anyar Jalan A Yani Km 55 Kecamatan Mataraman sudah selesai namun untuk sementara hanya bisa dilewati kendaraan roda dua dan akan dibuatkan jembatan darurat.
Ia juga meluruskan informasi tentang korban banjir di Desa Pematang Baru Kecamatan Martapura Timur yang disebutkan kelaparan di pengungsian padahal tidak benar karena bantuan sudah disalurkan ke tempat itu.
“Kami sudah menurunkan Babinsa untuk mengecek dan hasilnya bantuan sudah masuk ke desa itu sehingga informasi yang menyebutkan warga korban banjir kelaparan, tidak benar,” ujar pamen TNI itu.
Kepala Bappedalitbang Galuh Tantri Narindara menyebutkan, data yang dihimpun diketahui sebanyak 207 desa terdampak banjir menyebabkan 276.906 jiwa terdiri dari 60.654 KK menjadi korban bencana alam itu.
Kemudian, 167 sekolah rusak, 13 kantor terendam dan rusak, 13 buah jembatan rusak, 10 milik Pemkab Banjar dan 3 milik Pemprov, 888,52 Km jalan rusak, 10 faskes rusak, 19 rumah hilang dan 1.455 rumah rusak.
Ditambahkan Eddy Elminsyah Jaya pembentukan posko terpadu bisa lebih efisien dalam penyampaian informasi terkait data banjir dan menjadi acuan jurnalis menyampaikan informasi kepada masyarakat. (ant)
Editor: Erna Djedi







