Dramatis Evakuasi Pemuda di Muara Teweh, Terungkap Alasan Nekat Naik Tower BTS

    WARTABANJAR.COM, MUARA TEWEH – Setelah melalui bujukan dan nasihat, pemuda di Muara Teweh, Kalimantan Tengah, yang nekat naik tower akhirnya mau turun.

    Dibantu relawan, BPBD, dan kepolisian, pemuda berusia 30 tahun (sebelumnya disebutkan 20 tahun) berinisial A itu, akhirnya turun dari tower seluler/base trasciever station (BTS), setelah seorang temannya membujuk.

    Pemuda itu pun kemudian dibawa pihak kepolisian untuk diamankan dan mendapatkan pengarahan.

    Setelah beberapa saat berada di atas tower dengan ketinggian puluhan hingga ratusan meter, seorang pria di Kota Muara Teweh berhasil turun.

    Kapolres Barito Utara, AKBP Gde Pasek Muliadnyana, di lokasi menyampaikan terima kasih kepada seorang rekan A, bernama Nopal, yang membujuk hingga pemuda itu turun dari tower.

    “Terima kasih, kamu sudah jadi pahlawan sore hari ini, membantu teman kamu,” ujar Kapolres sambil merangkul Nopal, yang terlihat menunduk tersipu malu.

    Kapolres Muara Teweh, AKBP Gde Pasek Muliadnyana, bersama Nopal, rekan pemuda yang nekat naik tower BTS. (wartbanjar.com-WAG)

    Saat ditanya Kapolres, Nopal mengungkapkan, kepada dirinya rekannya itu mengatakan sedang pusing dan ada masalah.

    “Tadi siang pusing, minum, katanya menghilangkan kejenuhan dia. Setelah itu tahu-tahunya saya dengar dia di atas tower,” ujar Nopal.

    Diberitakan sebelumnya, sebuah video ramai dibagikan di pesan What’sApp merekam aksi seorang pemuda yang nekat naik tower seluler.

    Menurut si perekam, kejadian ini di Muara Teweh, Kalimantan Tengah.

    Diinformasikan, lokasi tower atau base transciever station (BTS) itu dekat Pasar Pendopo.

    Dari rekaman video itu, terlihat seseorang mengenakan baju warna hitam menaiki menara.

    Baca Juga :   Momen Indah Idulfitri 1446 H: KJRI Jeddah Rayakan Bersama Timnas U-17 dan Ribuan WNI

    Baca Lebih Lengkapnya Instal dari Playstore WartaBanjar.com

    BERITA LAINNYA

    TERBARU HARI INI