WARTABANJAR.COM, TEHERAN – Serangan militer Israel ke wilayah Iran memicu tragedi kemanusiaan. Sebuah sekolah dasar (SD) putri di Kota Minab, Provinsi Hormozgan, Iran selatan, dilaporkan terkena hantaman rudal pada Sabtu pagi (28/2/2026) waktu setempat.
Televisi pemerintah Iran menyebut jumlah korban tewas mencapai 40 orang.
“Jumlah korban tewas dari sekolah dasar perempuan Minab telah mencapai 40 orang,” demikian laporan yang dikutip AFP, Sabtu (28/2/2026).
Puluhan Korban Luka, Evakuasi Masih Berlangsung
Selain korban meninggal, Anadolu Agency melaporkan sedikitnya 45 orang mengalami luka-luka akibat serangan tersebut. Sekolah dilaporkan dihantam pada pagi hari saat aktivitas berlangsung.
Petugas penyelamat masih melakukan proses evakuasi di lokasi kejadian. Otoritas setempat memperkirakan jumlah korban berpotensi bertambah seiring pendataan dan pencarian korban di reruntuhan bangunan.
Serangan Gabungan AS-Israel
Serangan ini terjadi dalam rangkaian operasi militer gabungan Amerika Serikat (AS) dan Israel ke sejumlah wilayah Iran pada Sabtu pagi waktu setempat.
Pemerintah Israel dan AS mengklaim operasi tersebut bertujuan menghilangkan ancaman yang ditimbulkan oleh rezim Iran.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Presiden AS Donald Trump merilis pernyataan video terpisah yang mengisyaratkan dukungan terhadap upaya perubahan pemerintahan di Teheran.
Iran Sebut Pelanggaran Kedaulatan
Pemerintah Iran mengecam keras serangan tersebut dan menyebutnya sebagai pelanggaran kedaulatan negara. Militer Iran menyatakan akan melakukan pembalasan atas serangan yang terjadi.
