WARTABANJAR.COM, TANJUNG– Tugu prasasti profil Bupati Tabalong yang berada di kawasan Taman Giat Tanjung hingga kini belum diperbarui, meski masa jabatan Bupati periode sebelumnya telah berakhir.
Kondisi ini memantik sorotan publik karena salah satu prasasti masih mencantumkan nama mantan bupati dengan keterangan “sekarang”, padahal yang bersangkutan sudah tidak lagi menjabat.
Deretan tugu prasasti tersebut menampilkan profil para kepala daerah yang pernah memimpin Kabupaten Tabalong, yakni Usman Dundrung (1965–1972), Badaruddin Kasim (1972–1979), HM Ismail Abdullah (1979–1984), Dandung Suchrowardi (1984–1994), H. Obar Soebari (1994–1999), Noor Aidi (1999–2004), Rachman Ramsyi (2004–2014), hingga Anang Syakhfiani (2014–sekarang).
Padahal, masa jabatan Anang Syakhfiani telah berakhir pada 2024, namun pada tugu prasasti terakhir, keterangan “2014–sekarang” masih tertera, sehingga dinilai tidak lagi relevan dengan kondisi terkini.
Kondisi tersebut mendapat respons langsung dari Wakil Bupati Tabalong, Habib Muhammad Taufani Alkaf saat melintas di kawasan Taman Giat Tanjung.
Saat dimintai tanggapan oleh wartabanjar.com, Habib Taufani menginstruksikan agar prasasti segera diperbarui.
“Segera diganti,” tegas Wabup, Jumat (13/2/2026).







