WARTABANJAR.COM, PELAIHARIā Kursi petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Tanah Laut kini menjadi rebutan puluhan peserta yang harus melewati seleksi fisik dan mental super ketat di Tribun Pertasi Kencana Pelaihari, Selasa (27/1/2026).
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Kasatpol PP dan Damkar) Tanah Laut, Danoe Sulaiman, S.H., menegaskan bahwa seleksi ini bertujuan mencari personel “tahan banting.”
Pasalnya, dari total 68 pelamar, formasi yang tersedia sangat terbatas.
“Kegiatan hari ini sebanyak 68 peserta dari 57 pria dan 11 wanita, yang diterima 17 orang,” ungkap Danoe Sulaiman saat memantau jalannya tes.
Danoe menjelaskan, untuk bisa menjadi bagian dari pasukan pemadam, peserta tidak cukup hanya modal berani.

Mereka wajib melewati tiga fase penyaringan utama yang tidak bisa ditawar.
“Jadi ada beberapa rangkaian tes yang pertama tes tertulis kemudian nanti tes fisik dan ketiga tes wawancara. Itu rangkaian tes yang harus dilalui oleh seluruh peserta,” tegasnya.
Terkait teknis pelaksanaan di lapangan, pihak Satpol PP dan Damkar telah menyiapkan skema jadwal yang akan dikoordinasikan oleh Bidang Pemadam Kebakaran.
“Untuk waktu tes nanti akan disesuaikan dengan kondisi di lapangan tapi kami sudah punya jadwal sendiri nanti akan dishare oleh Pak Totom (Kabid Pemadam Kebakaran),” lanjut Danoe.
Ia menaruh harapan besar pada hasil seleksi ini.
Ia menekankan bahwa kualitas mental dan karakter sosial menjadi poin utama yang dicari dari para calon penjinak api ini.
“Kami ingin semua ini berjalan lancar dan baik sehingga kita bisa mendapatkan petugas petugas pemadam kebakaran yang mempunyai integritas disiplin komitmen dan memiliki jiwa sosial yang tinggi,” ujar Danoe.

