Satpol PP Banjarmasin Akui Fenomena Lem Fox dan Sajam Terus Berulang

WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Maraknya laporan aktivitas anak-anak menghirup lem, nongkrong hingga larut malam, bahkan membawa senjata tajam di beberapa titik fasilitas umum, kembali menjadi sorotan.

Plt Kabid Pembinaan Masyarakat, Saripudin, mengakui bahwa fenomena itu bukan hal baru dan pihaknya telah beberapa kali melakukan penindakan.

“Itu memang sudah sering kami tindaklanjuti. Kami biasa turun bersama Bhabinkamtibmas, Babinsa, sampai petugas parkir yang ada di situ,” ujar Saripudin.

Baca Juga UPDATE Jembatan Cemara Ujung Usai Mangkrak! Kembali Dikerjakan, Oprit Ambles Jadi Masalah Serius

“Waktu itu sudah sempat clear, tapi seiring waktu anak-anak ini kadang kembali lagi, apalagi kalau kurang pengawasan,” tambahnya.

Menurut Saripudin, pihaknya rutin melakukan patroli dan akan kembali turun melakukan pengecekan setelah laporan terbaru diterima.

“Kalau memang ada aktifitas seperti itu, kami tindak. Biasanya kalau kami temukan anak-anak, kami bawa untuk dibina. Kadang kami serahkan ke Dinas Sosial, atau kami beri punishment berupa membersihkan ruangan,” jelasnya.

Terkait temuan anak-anak yang kedapatan membawa senjata tajam, Saripudin menyebut hal itu sudah masuk ranah berbeda.

“Kalau sajam, biasanya kami koordinasi sama pihak yang berwenang, yaitu polisi. Kami serahkan kepada mereka untuk proses lebih lanjut,” ucapnya.

“Kalo petugas pembinaan masyarakat umumnya hanya menangani tindak pelanggaran ringan, bukan perkara yang masuk kategori pidana berat,” sambungnya.

Saat ditanya mengenai temuan anak-anak di bawah umur yang melakukan tindakan tidak senonoh, Saripudin menyebut bahwa pembinaan tetap menjadi langkah awal, kecuali ada indikasi eksploitasi.

Baca Juga :   Pasar Wadai Ramadan 2026 Akan Kembali Digelar di Siring 0 Kilometer Banjarmasin

Baca Lebih Lengkapnya Instal dari Playstore WartaBanjar.com

BERITA LAINNYA

TERBARU HARI INI

paling banyak dibaca