Arema FC Kalah di Kanjuruhan, Dewa United Amankan 3 Poin dengan Drama Kartu Merah

WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Laga Super League 2025/2026 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (13/9), mempertemukan Arema FC dengan Dewa United. Pertandingan panas ini menyita perhatian bukan hanya karena skor akhir, melainkan juga insiden kartu merah yang sempat dibatalkan wasit.

Sejak peluit awal, Arema tampil dominan dengan pressing ketat, namun tak satupun peluang mereka bisa membuahkan gol. Dewa United justru lebih efektif, mencetak gol di babak pertama dan kembali menambah lewat aksi Taisei Marukawa usai memanfaatkan umpan Egy Maulana Vikri. Kontroversi sempat terjadi saat Luis Gustavo dikartu merah menit ke-54, tetapi wasit Steven Yubel mengubah keputusan setelah meninjau VAR karena Alex Martins sudah berada dalam posisi offside.

Arema berusaha bangkit dengan serangan-serangan dari Arkhan Fikri dan Dalberto, bahkan tembakan Ricky Kambuaya hampir menambah keunggulan Dewa sebelum akhirnya membentur mistar. Gol hiburan Arema baru hadir di menit akhir injury time lewat Dalberto, namun tetap tak mengubah hasil 1-2 untuk keunggulan tim tamu.

Jan Olde Riekerink, pelatih Dewa United, menilai kemenangan ini bukti mental timnya semakin teruji. “Kami datang ke Malang dengan tekad tinggi dan berhasil membawa pulang kemenangan. Kepercayaan diri pemain semakin meningkat,” ungkapnya usai laga.

Dari kubu Singo Edan, Johan Alfarizi menyampaikan kekecewaannya. “Kami sudah berjuang keras, tapi finishing masih jadi masalah. Kami harus segera evaluasi agar bisa kembali ke jalur kemenangan,” katanya.

Baca Juga :   Taufik Hidayat Minta Atlet NPC Indonesia Jaga Semangat Juara

Baca Lebih Lengkapnya Instal dari Playstore WartaBanjar.com

BERITA LAINNYA

TERBARU HARI INI

paling banyak dibaca