MENCEKAM! Demo DPR di Pejompongan Pecah & Ricuh, Langit Gelap oleh Asap & Tangis Pedagang Minuman

WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Aksi demonstrasi di depan Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, Kamis (28/8/2025) sore, berubah mencekam. Suasana di sekitar Jembatan Pejompongan mendadak dipenuhi ledakan petasan, gas air mata, dan kepanikan warga.

Awalnya, langit terlihat teduh. Namun tak lama kemudian, letupan petasan bersahut-sahutan, disusul asap putih gas air mata yang menyelimuti kawasan. Bau menyengat kembang api bercampur dengan udara, memaksa warga menutup hidung dan mata.

Tangis Pedagang Minuman: “Saya Takut, Tapi Harus Cari Nafkah”

Di tengah kericuhan, Susi (40), pedagang minuman yang sudah 12 tahun berjualan di sekitar jembatan, tak kuasa menahan tangis.

BACA JUGA:VIRAL! Warga Muna Tangkap Ular Piton Raksasa Sepanjang 8 Meter di Kebun Jambu Mente

“Saya takut, tapi mau bagaimana lagi? Saya tetap harus cari nafkah,” ujarnya dengan suara bergetar.

Gas air mata menjadi momok baginya. Pada aksi sebelumnya, ia bahkan sempat terkena semburan hingga matanya perih.

“Demo sudah biasa, tapi tetap saja saya ngeri kalau ada gas air mata. Perih banget,” lanjutnya sambil menyeka air mata.

Meski dihantui rasa takut, Susi mengaku tak punya pilihan. Ia harus tetap berdagang demi menghidupi keluarganya di kampung.

“Ya Allah, saya ini ngeri banget. Kadang warga sekitar juga panik. Suasana bisa tiba-tiba ricuh,” tuturnya.

Doa untuk Para Demonstran

Susi menuturkan, pada kericuhan sebelumnya ia terpaksa bertahan hingga larut malam. Ia hanya bisa pasrah sambil mengingat anak-anaknya di kampung.

“Saya ini rakyat kecil, cuma bisa berdoa semoga anak-anak yang demo dilindungi Allah. Jangan sampai ada yang celaka, niat mereka kan baik, membela rakyat kecil,” katanya lirih.

Baca Juga :   Taufik Hidayat Minta Atlet NPC Indonesia Jaga Semangat Juara

Baca Lebih Lengkapnya Instal dari Playstore WartaBanjar.com

BERITA LAINNYA

TERBARU HARI INI

paling banyak dibaca