WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Kondisi jalan titian di Kampung Hijau, Sungai Bilu, Kota Banjarmasin kian memprihatinkan.
Jalan beton yang menjadi akses utama warga itu kini mulai miring dan tenggelam saat air pasang, sehingga banyak dikeluhkan masyarakat sekitar.
Tak jarang warga yang melintas tergelincir akibat jalan yang dipenuhi lumut. Keluhan demi keluhan terus berdatangan, namun perbaikan belum juga terealisasi.
Baca Juga
Tabrakan Antara Sepeda Motor dan Mobil Polisi, Pengendara Dilaporkan Tewas
Ketua RT 02, Miftahul Arifin, mengungkapkan bahwa proyek perbaikan sebenarnya sudah memasuki tahap penunjukan pelaksana, namun masih menunggu persiapan yang matang.
“Kemungkinan pertengahan Agustus baru bisa dikerjakan. Dari dinas PUPR sudah ada yang datang meninjau, tapi karena kondisi air masih pasang, mereka masih menunggu situasi,” ujarnya, Minggu (27/7/2025).
Menurutnya, pembangunan memang tak bisa dilakukan sembarangan mengingat jalan titian bertumpu pada fondasi di bawah air. Sementara itu, dari sisi warga, kesabaran mulai diuji.
“Warga sebenarnya ingin cepat, tapi karena faktor alam, ya kita sambil mengingatkan warga untuk lebih hati-hati melintasi jalur itu. Kalau bisa, hindari dulu kalau tidak mendesak,” tambahnya.
Soal opsi penutupan jalan, Miftahul menjelaskan bahwa langkah itu tidak mudah. Titian tersebut merupakan akses vital dan masih menjadi penghubung utama ke jalan raya.
“Kalau ditutup, harus ada alternatif dari gang penghubung. Sebagian warga dari RT sebelah bahkan masuk lewat gang Pandan sini. Jadi, penutupan tidak bisa sembarangan,” terangnya.

