Upaya Dinas Kesehatan Tanah Laut Tanggulangi KLB, Imunisasi Jadi Fokus Bersama Lintas Sektor

WARTABANJAR.COM, PELAIHARI– Kasus campak menunjukkan lonjakan di sejumlah titik pelayanan kesehatan di Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan.

Hal ini menjadi perhatian serius Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Laut (Dinskes Tala), mengingat kejadian luar biasa (KLB) dapat berdampak luas jika tidak segera ditangani dengan kolaborasi lintas sektor, khususnya di kasus campak ini.

Hal itu diutarakan oleh Plt. Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Tala, M. Husni Hadiansyah, dalam laporannya di acara Pertemuan Lintas Sektor sebagai langkah antisipatif dan kolaboratif, Kamis (17/4/2025) di Aula Dinkes Tala.

Ia menambahkan, koordinasi dan advokasi sangat dibutuhkan untuk memastikan seluruh wilayah mencapai target imunisasi yang optimal.

Senada, Kepala Dinkes Tala, dr. Isna Farida menegaskan bahwa penyakit campak yang dikenal masyarakat Banjar sebagai ‘kerumut’ sangat mudah menular dan bisa menimbulkan komplikasi berat jika tidak segera dicegah.

“Kalau dibiarkan, bisa meluas dan dampaknya luar biasa. Kita semua punya tanggung jawab sesuai peran masing-masing dalam mendukung program imunisasi,” tegas dr. Isna.

Ia juga mengingatkan, perubahan musim atau pancaroba biasanya memicu peningkatan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD), utamanya karena lingkungan yang tidak bersih.

“Salah satu penyebabnya adalah masih banyaknya sampah dan tempat-tempat genangan air yang tidak dibersihkan, menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk Aedes aegypti.

dr. Isna juga menegaskan, derajat kesehatan masyarakat tidak bisa dijaga oleh Dinkes saja, namun juga memerlukan kerja sama semua pihak.

Baca Juga :   Tanggulangi Banjir, Pemko Banjarmasin Bersihkan Sungai Guring

Baca Lebih Lengkapnya Instal dari Playstore WartaBanjar.com

BERITA LAINNYA

TERBARU HARI INI

paling banyak dibaca