German Open 2023, Dua wakil Indonesia Melaju ke 16 Besar, Praveen/Melati Diadang China

    WARTABANJAR.COM – Setelah mengalahkan pasangan unggulan China dan Malaysia, dua ganda campuran Indonesia yaitu Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti dan Dejan Ferdinansyah/Gloria Emanuelle Widjaja lolos ke babak 16 besar German Open 2023, Kamis (9/3/2023).

    Praveen/Melati selanjutnya menghadapi pasangan unggulan dari China Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping untuk memperebutkan tiket perempat final.

    “Untuk pertandingan berikutnya, semuanya harus dipersiapkan. Dari segi kondisi badan, pikiran, fisik, dan semuanya. Kami berharap bisa main all out dan maksimal dulu di lapangan,” kata Melati seperti dilansir laman resmi klub PB Djarum, Kamis.

    BACA JUGA: JADWAL All England 2023, dalam Drawing Jonatan dan Ginting Pisah Blok, Perang Saudara di Sektor Ganda

    Pertemuan antara Praveen/Melati dan Feng/Huang di German Open akan menjadi pertandingan kedua mereka dengan laga perdana tercipta di Indonesia Masters 2023. Saat itu Praveen/Melati kalah 17-21, 13-21.

    Praveen/Melati melaju ke babak 16 besar setelah menundukkan wakil tuan rumah Bjarne Geiss/Emma Moszczynski pada babak pertama, Rabu. Pada laga tersebut, Praveen/Melati langsung dipaksa bekerja keras dan butuh waktu 54 menit untuk merebut kemenangan 21-13, 19-21, 21-13.

    “Kami masih sedikit penyesuaian dengan lapangan. Terus di akhir-akhir gim kedua kami juga ada sedikit kesalahan pola. Untungnya kami berhasil memperbaikinya di gim ketiga,” ujar Melati.

    Sementara itu, pasangan Dejan/Gloria lolos ke babak 16 besar pada turnamen BWF Super 300 itu setelah memetik kemenangan atas unggulan tiga Tan Kian Meng/Lai Pei Jing.

    Dejan/Gloria memainkan babak pertama pada Selasa dan mengalahkan pasangan asal Malaysia untuk mengatur pertemuan dengan Lee Chun Hei Reginald/Ng Tsz Yau asal Hong Kong.

    BACA JUGA: Hasil Thailand Masters 2023: Dejan/Gloria Tembus 16 Besar, Unggulan 3 Menghadang

    Pasangan Indonesia Dejan/Gloria membukukan keunggulan pertemuan 2-0 atas Lee/Ng Tsz Yau.

    Namun keunggulan tersebut tak membuat Dejan/Gloria lengah. Keduanya justru kian waspada karena yakin lawan sudah mempelajari betul permainan mereka.

    “Setiap lawan pasti sudah mempelajari permainan kami. Yang pasti kami tetap yakin dulu, main sesuai pola dan mengikuti arahan-arahan Cik Vita (Vita Marissa) sesuai dengan perkembangan di lapangan nanti,” jelas Gloria.(wartabanjar.com/berbagai sumber)

    Editor : DTM

    Baca Juga :   Megawati Banjir Poin Meski Cedera, Pelatih Red Sparks: Ini Kekuatan Cinta yang Menyelamatkan Final Liga Voli Korea!

    Baca Lebih Lengkapnya Instal dari Playstore WartaBanjar.com

    BERITA LAINNYA

    TERBARU HARI INI