WARTABANJAR.COM - Lagi-lagi Manchester United mengalami kekalahan, namun sang pelatih Michael Carrick pede alias percaya diri tidak akan dipecat.

Dalam lanjutan Liga Inggris melawan tuan rumah Chelsea, Minggu (1/11/2026) dinihari WIB, tim berjuluk Setan Merah itu harus menyerah 0-2.

Kekalahan ini makin memperpanjang catatan buruk Manchester United di tangan Michael Carrick.

Sembilan laga beruntun tanpa menang, bahkan 6 di antaranya kalah.

Pada laga lain di lanjutan Liga Inggris, Manchester City dipermalukan Brighton di kandang.

Manchester City keok 0-1 dari tamunya, Brighton.

Gol tunggal Brighton dicetak oleh Yasin Ayari pada menit ke-11.

Hasil ini menjadi kekalahan kedua beruntun The Citizens setelah di pekan sebelumnya takluk dari Aston Villa.

Kembali ke Manchester United yang bertanding di markas lawannya, Stamford Bridge, sebenarnya mereka terlebih dulu mencetak gol Matheus Cunha di menit ke-34.

Namun, gol itu dianulir karena wasit setelah melihat VAR menyatakan ia dalam kondisi offside.

Sebaliknya, dalam waktu hanya 14 menit, Manchester United kebobolan dua gol.

Baca Juga: Tiga Pelatih Menunggu Nasib Carrick di Manchester United vs Chelsea Liga Inggris

Baca Juga: Tidak Mudah Pecat Pelatih Manchester United, Nasib Michael Carrick Picu Konflik Internal

Kedua gol kemenangan The Blues dibukukan oleh Morgan Rogers pada menit 50 dan Cole Palmer di menit 64.

Apesnya, semenit sebelum gol kedua lawan, pasukan Michael Carrick harus bermain dengan 10 pemain karena Lisandro Martinez diganjar kartu merah.

Dengan kekalahan itu, Manchester United harus berada di peringkat ke-17 klasemen karena baru mengoleksi 7 poin dari 9 laga.

Menyinggung nasibnya usai laga ini, Carrick langsung menegaskan aman saja.

Ia yakin akan tetap memimpin pada laga Menchester United selanjutnya.

"Dari tayangan hari ini, Anda bisa lihat bahwa para pemain sudah berada di jalur yang benar, tetapi keadaan berbalik melawan kami," terus Carrick.

"Dampaknya sangat besar. Semuanya berantakan dengan cepat. Saat ini, ada banyak sekali emosi yang meluap," katanya.