Tanah Laut Catat Inflasi Tertinggi Se-Kalsel, Diskumdag Gencarkan Pasar Murah Tekan Harga Beras
WARTABANJAR.COM, PELAIHARI -Menindaklanjuti rilis data resmi Badan Pusat Statistik (BPS) yang mencatatkan Kabupaten Tanah Laut mengalami angka inflasi year-on-year tertinggi se-Kalimantan Selatan sebesar 5,78 persen dengan inflasi bulanan (m-to-m) 0,48 persen akibat masih tingginya harga beras di pasaran, Pemerintah Kabupaten Tanah Laut melalui Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan (Diskumdag) menggencarkan Operasi Pasar Murah secara bergilir di berbagai wilayah, Kamis (22/10/2026).
Langkah intervensi pasar tersebut disiapkan pemerintah daerah sebagai upaya nyata untuk menjaga daya beli masyarakat serta meredam laju kenaikan harga bahan pokok di tengah tantangan cuaca ekstrem dan musim kemarau panjang saat ini.
Rangkaian kegiatan intervensi harga ini digulirkan secara merata guna memastikan akses pangan murah dapat langsung dirasakan oleh warga di berbagai kecamatan.
Kepala Bidang Perdagangan dan Kemetrologian Diskumdag Kabupaten Tanah Laut, Edi Hariyadi mengungkapkan bahwa pelaksanaan pasar murah disebar ke beberapa titik prioritas dengan membawa kuota komoditas pangan bersubsidi yang cukup besar.
"Hari ini kami di Desa Salaman, Kecamatan Kintap, dan untuk pelaksanaan berikutnya tanggal 27 Oktober di ex-Terminal Tanah Abang. Komoditas yang dijual meliputi beras 2 ton, minyak goreng 600 liter, gula pasir 500 kg, telur 50 rak, serta bawang merah," ungkap Edi Hariyadi saat dikonfirmasi WartaBanjar.com melalui pesan WhatsApp, Kamis (22/10/2026).
Baca Juga VIDEO - Polres Banjarbaru Sita 1.900 Liter Pertalite dan 110 Liter Biosolar
Baca Juga Atasi Kekeringan, Pemdes Ranggang Distribusikan Bantuan Air Bersih Swadaya Secara Bergilir
Mengenai patokan harga jual di lokasi kegiatan, pihak Diskumdag memastikan seluruh komoditas dipasarkan jauh di bawah harga eceran pasar tradisional agar benar-benar meringankan beban ekonomi masyarakat.
Beras kemasan 5 kilogram dipatok seharga Rp60.000, minyak goreng Rp15.000 per liter, gula pasir Rp17.500 per kilogram, serta telur ayam seharga Rp52.000 per rak.
"Untuk harga, minyak goreng Rp15.000 per liter, gula Rp17.500 per kilogram, beras Rp60.000 per 5 kilogram, dan telur Rp52.000 per rak," jelasnya.