WARTABANJAR.COM, TANJUNG – Realisasi investasi yang masuk ke Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, selama enam bulan terakhir mencapai Rp853,59 miliar. 

Nilai tersebut berasal dari penanaman modal dalam negeri (PMDN) dan penanaman modal asing (PMA).

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Tabalong, Muhammad Rasyid, mengatakan total realisasi investasi tersebut mencapai Rp853.593.431.407.

“Rinciannya, PMDN sebesar Rp584.525.652, sedangkan PMA sebesar Rp269.067.778.730,” kata Rasyid, Rabu (21/10/2026).

Dijelaskan Rasyid, capaian investasi tersebut menembus 65,66 persen dari target yang ditetapkan Pemerintah Kabupatbben Tabalong untuk 2026.

Dengan hasil itu, realisasi investasi di Tabalong sudah melampaui separuh dari target tahunan yang diharapkan pemerintah daerah.

Sementara itu, realisasi investasi pada triwulan III 2026 masih dalam proses penghitungan oleh pemerintah pusat. 

DPMPTSP Tabalong masih menunggu data resmi, terkait nilai investasi yang masuk pada periode tersebut.

Baca Juga: Satlantas Polres Tabalong Raih Dua Penghargaan Tingkat Polda Kalsel

Baca Juga: Polres Tabalong Gandeng RSUD H Badaruddin Kasim Gelar Donor Darah

Rasyid optimistis, investasi yang masuk ke Tabalong pada triwulan III akan menunjukkan perkembangan positif.

Ia berharap, peningkatan investasi dapat memberikan dampak terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, terutama melalui terbukanya lapangan kerja baru bagi masyarakat.

Ditambahkannya, masuknya investasi berpotensi mendorong perusahaan membuka lebih banyak lowongan pekerjaan sehingga dapat membantu penyerapan tenaga kerja di Tabalong.

“Karena akan banyak lowongan kerja dibuka perusahaan yang berinvestasi di daerah,” ujarnya.

Pemerintah daerah berharap peningkatan investasi tidak hanya mendorong aktivitas ekonomi, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat melalui perluasan kesempatan kerja. (wartabanjar.com)