Kondisi Udara Kota Banjarmasin Makin Memburuk, Langit Kota Seribu Sungai Menghitam
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Kondisi udara Kota Banjarmasin, Kalo mau Selatan (Kalsel), Minggu (18/10/2026) terbilang memburuk. Betapa tidak, sejak pagi hingga sore, langit Kota Seribu Sungai tampak menghitam.
Kondisi ini terjadi gegara kabut asap Karhutla (kebakaran hutan dan lahan). Dampaknya, kualitas udara terus memburuk yang berlangsung sekitar empat bulan terakhir ini.
Pantauan Wartabanjar.com Minggu pagi di kawasan wisata Kampung Ketupat, Kelurahan Sungai Baru, Banjarmasin, warga terpaksa beraktivitas pagi di tengah pekatnya kabut asap Karhutla.
Mereka terlihat berjalan santai di pinggiran Sungai Martapura, kawasan Kampung Ketupat. Namun, bukannya udara sehat, malah asap karhutla yang mereka hirup.
Kondisi ini memang memprihatinkan. Bahkan, menurut pantauan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kalsel, kualitas udara Kota Banjarmasin Minggu (18/10/2026) masuk kategori kuning alias tidak sehat.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Banjarmasin Yanuar Diansyah, saat dihubungi Wartabanjar.com turut bicara soal kondisi udara Kota Banjarmasin, yang tercemar kabut asap karhutla.
Baca Juga: Warga Tunjung Maya Panik Lihat Api Berkobar dari Rumah Bedakan
Baca Juga: Lima Perempuan Penghuni Mes Perempuan Malan di Banjarmasin Positif Narkoba
"Yang paling utama itu di tengah kondisi kabut asap karhutla saat ini, kami menghimbau masyarakat untuk tidak panik dan tetap waspada, terhadap kabut asap ini," katanya, Minggu sore.
Disampaikan Yanuar Diansyah, pihaknya akan terus memberikan pelayanan kesehatan yang maksimal bagi masyarakat terdampak asap karhutla.
"Kami dari Dinas Kota Banjarmasin tentunya terus melakukan pemantauan, dan memastikan pelayanan kesehatan tetap siap bagi masyarakat," pungkasnya. (Wartabanjar.com)