WARTABANJAR.COM, PELAIHARI - Upaya memperkuat sistem ketahanan pangan di Kabupaten Tanah Laut, membutuhkan keterlibatan serta sinergi erat dari seluruh perangkat daerah di Pelaihari.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Tanah Laut, M Kusri, menyampaikan hal tersebut saat memimpin apel gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN), pada Senin (12/10/2026). 

Ia menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor, untuk menjaga kestabilan ekonomi dan ketertiban sosial masyarakat di Bumi Tuntung Pandang, melalui ketersediaan pangan yang memadai dan terjangkau.

Langkah ini mendesak dilakukan sebab lonjakan harga, serta kelangkaan bahan pokok dinilai dapat mengganggu stabilitas masyarakat, meski di tengah kemajuan teknologi.

Dengan potensi besar pada sektor pertanian, peternakan, hingga perikanan darat dan laut, Tanah Laut memerlukan pengelolaan optimal yang terintegrasi dari hulu ke hilir.

Kusri menjelaskan, DKPP tidak dapat bekerja sendiri dalam mewujudkan ketersediaan, keterjangkauan, dan keamanan pangan. 

Baca Juga: Ajang Pembinaan Santri, Porsadin VI Tanah Laut Gelar Seleksi Unjuk Bakat Ratusan Peserta

Baca Juga: Teladani Semangat Ulama, Wabup Tanah Laut Hadiri Haul ke-14 Pendiri Ponpes Ubudiyah Bati-Bati

Keberhasilan sistem pangan daerah turut bergantung pada dukungan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan, hingga Dinas PUPR, Dinas Perhubungan, dan Dinas Kesehatan, guna mencegah stunting.

"Mewujudkan ketahanan pangan tidak dapat dilakukan oleh DKPP sendiri. Diperlukan kerja sama lintas perangkat daerah, mulai dari menjaga produksi pangan hingga memastikan kelancaran distribusi dan stabilitas harga di pasaran," ujar M Kusri.

Di akhir amanatnya, seluruh ASN diimbau untuk meningkatkan koordinasi, kedisiplinan, dan profesionalitas pelayan publik demi mendukung terwujudnya visi Kabupaten Tanah Laut yang Simpun, Maju, dan Berkelanjutan. (Wartabanjar.com)