Pemprov Kalsel Salurkan Dua Unit SPAM, Perkuat Akses Air Minum Warga Kotabaru
WARTABANJAR.COM, KOTABARU - Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), terus memperkuat pemerataan akses air minum layak bagi masyarakat.
Salah satunya diwujudkan melalui penyaluran bantuan pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) bukan jaringan perpipaan di Kabupaten Kotabaru.
Sebanyak dua unit bantuan SPAM disalurkan untuk masyarakat Desa Teluk Aru dan Desa Bandaraya, Kabupaten Kotabaru.
Bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah menghadirkan layanan dasar air minum hingga ke wilayah desa.
Penyaluran bantuan berlangsung dalam rangkaian kunjungan kerja Tim Pembina Posyandu Provinsi Kalimantan Selatan di Siring Laut, Kabupaten Kotabaru, Rabu (07/10/2026).
Penyerahan bantuan dilakukan langsung Ketua TP Posyandu Provinsi Kalimantan Selatan, Hj Fathul Jannah Muhidin.
Kehadiran bantuan ini diharapkan mendukung pemenuhan kebutuhan air minum masyarakat, sekaligus memperkuat kualitas lingkungan dan kesehatan keluarga.
Dalam kesempatan tersebut, Hj Fathul Jannah Muhidin menegaskan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat menjadi bagian penting dalam penguatan pelayanan pemerintah, termasuk memastikan akses terhadap air minum yang layak.
Baca Juga: Hadapi Kekeringan, Ribuan Warga Kotabaru Dapat Bantuan Air Bersih dari PT Buana Karya Wiratama
Menurutnya, dukungan terhadap sarana air minum tidak hanya berkaitan dengan infrastruktur, tetapi juga berhubungan langsung dengan kesehatan dan kualitas hidup masyarakat.
Kepala Dinas PUPR Kalsel M Yasin Toyib melalui Kepala Bidang Cipta Karya, Ryan Tirta Nugraha, mengatakan pembangunan SPAM bukan jaringan perpipaan merupakan salah satu bentuk intervensi pemerintah, untuk menjangkau masyarakat yang belum terlayani sistem jaringan perpipaan.
Ia menyampaikan, bantuan tersebut diarahkan untuk mendukung ketersediaan sarana air minum di tingkat desa, sehingga masyarakat dapat memperoleh akses layanan dasar secara lebih memadai.
“Pembangunan SPAM bukan jaringan perpipaan menjadi salah satu upaya pemerintah, untuk memperluas cakupan pelayanan air minum, khususnya pada wilayah yang belum terjangkau jaringan perpipaan,” ujar Ryan.