Kerja sama tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat dalam menghadapi persoalan lingkungan yang menjadi tantangan Banjarbaru maupun daerah lainnya.

Setelah pertemuan di Rumah Dinas Wali Kota, Adriaan Palm kemudian diajak mengunjungi Balai Kota Banjarbaru.

Bangunan tersebut menjadi salah satu bagian penting dari sejarah perkembangan Kota Banjarbaru sekaligus menyimpan jejak arsitektur pada masa lalu.

Adriaan tampak antusias melihat langsung bangunan bersejarah tersebut dan mengamati sejumlah bagian arsitekturnya.

Balai Kota Banjarbaru diketahui memiliki kaitan dengan Van Der Pijl, tokoh yang memiliki peran dalam perancangan awal Kota Banjarbaru.

Kunjungan tersebut juga menjadi momentum untuk membicarakan pentingnya menjaga bangunan bersejarah dan cagar budaya yang masih menjadi bagian dari identitas Kota Banjarbaru.

Pemkot Banjarbaru berharap hubungan yang terjalin melalui kunjungan tersebut dapat berkembang menjadi kolaborasi yang lebih luas.

Tidak hanya menyangkut pelestarian sejarah, tetapi juga kerja sama di bidang lingkungan hidup, tata kelola air, kebencanaan dan pengelolaan lingkungan.

Pertemuan ini menjadi langkah awal membuka peluang kemitraan Banjarbaru dengan Kerajaan Belanda untuk menghadirkan solusi terhadap sejumlah persoalan daerah sekaligus menjaga warisan sejarah kota.(Wartabanjar.com)