“Papuyu Smart mencakup seluruh rantai proses budidaya ikan papuyu, mulai dari pembenihan, pembesaran, pengolahan hasil panen hingga pemasaran berbasis digital,” ujarnya.

Menurutnya, pengembangan tersebut diharapkan dapat meningkatkan nilai ekonomi ikan papuyu yang dikenal sebagai salah satu komoditas ikan bernilai tinggi dan banyak diminati di wilayah Kalimantan.

“Langkah komprehensif ini diharapkan mampu mengoptimalkan nilai ekonomi ikan papuyu, yang dikenal sebagai salah satu komoditas ikan bernilai tinggi atau ‘ikan sultan’ yang sangat diminati di wilayah Kalimantan,” katanya.

Untuk menjaga keberlanjutan program, DKPP Kabupaten Banjar akan memperkuat pendampingan secara berkala kepada pembudidaya, pengembangan Kampung Papuyu, serta penyaluran bantuan sarana dan prasarana penunjang.

Dukungan pemerintah daerah juga diarahkan pada penguatan pendanaan dan alokasi anggaran untuk mendukung ekosistem pembudidayaan ikan lokal.

Melalui Papuyu Smart, Pemkab Banjar berharap pengembangan budidaya ikan papuyu dapat semakin produktif, memiliki nilai ekonomi lebih tinggi, serta memberikan dampak terhadap kesejahteraan masyarakat pembudidaya. (wartabanjar.com/*).