Wabup Kotabaru Harapkan Peringatan Maulid Nabi Muhammad Bukan Sekadar Seremonial
WARTABANJAR.COM, KOTABARU - Peringatan Maulid Nabi hendaknya tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial atau agenda rutin.
Namun, harus menjadi sarana merefleksikan kembali perjuangan dan keteladanan Rasulullah SAW serta menerapkannya dalam kehidupan bermasyarakat.
Pesan dan harapan itu disampaikan Wakil Bupati Kotabaru Syairi Mukhlis saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Jami Baitul Abrar, Minggu (6/9/2026) malam.
"Peringatan Maulid Nabi bukan sekedar seremonial, melainkan momentum untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW, sosok yang penuh kasih sayang, jujur, amanah, serta menjadi pemimpin yang membimbing umat dengan kebijaksanaan. Nilai-nilai inilah yang harus kita hidupkan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam kelurga, masyarakat maupun menjalankan tugas pemerintahan dan pembangunan daerah," ucap Syairi Mukhlis mewakili Bupati Kotabaru, Muhammad Rusli.
Syairi Mukhlis juga berharap, acara peringatan ini dapat semakin mempererat ukhuwah islamiyah dan semangat kebersamaan, serta menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
"Dengan meneladani Rasulullah SAW, Insya Allah Kotabaru akan menjadi daerah yang maju, religius, dan sejahtera," ujarnya.
Ia mengapresiasi dan mengucapkan rasa terimakasih kepada panitia PHBI (Peringatan Hari Besar Islam) dan pengurus Masjid Baitul Abrar dan masyarakat yang telah berpartisipasi sehingga peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dapat terlaksana dengan baik.
Sementara itu, dalam tausiyahnya, Ustadz Muhdianor mengajak jemaah sifat dan gaya hidup Rasulullah SAW yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Pada acara ini juga hadir unsur Forkopimda, perwakilan Danlanal, jajaran pejabat Pemkab Kotabaru, tokoh agama, Ketua MUI, Ketua Bawaslu dan tokoh masyarakat dari berbagai wilayah yang ada di Kecamatan Pulau Laut Sigam-Pulau Laut Utara.
Kehadiran ratusan jamaah ini, menurut Syairi Mukhlis, menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat dalam mengikuti kegaiatan keagamaan sekaligus memperkuat syiar Islam di Kotabaru. (wartabanjar.com/*)