Anak Tidak Naik Kelas di SMAN 2 Banjarmasin, Orangtua Siswa Atlet KKO Datangi SMAN 12
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Belasan siswa atlet yang masuk lewat jalur Kelas Khusus Olahraga (KKO) di SMAN 2 Banjarmasin, tidak naik kelas.
Ada di antara mereka yang berencana pindah ke sekolah lain, seperti di SMAN 12 Banjarmasin.
Rencana kepindahan itu selaras dengan arahan dari Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalsel yang selama ini membina mereka.
Dari belasan siswa atlet yang tidak naik kelas itu, ada lima orang yang dibina oleh Dispora Kalsel.
Mereka adalah atlet beladiri sambo, angkat besi dan dayung.
Sebelumnya, Kasi Pengelolaan Olahraga Pendidikan dan Sentra Olahraga Dispora Kalsel, Asfia Urrahman mengatakan ada rencana memindahkan siswa atlet yang tidak naik kelas itu ke SMAN 12 Banjarmasin.
Baca Juga: DPRD Kalsel Sikapi Serius Belasan Siswa Atlet Tidak Naik Kelas, Ombudsman Tunggu Laporan
Baca Juga: Berita-berita terkait Belasan Siswa Atlet Tidak Naik Kelas
Wakil Kepala SMAN 12 Banjarmasin, Saidah, SPd saat dihubungi Wartabanjar.com, Kamis (12/7/2026) mengaku ada orang tua tiga siswa atlet dari SMAN 2 Banjarmasin yang datang ke sekolah mereka.
Tujuannya kedatangan itu adalah melakukan komunikasi awal terkait perpindahan ke sekolah yang berada di kawasan Jalan Alalak Utara, Banjarmasin ini.
Saidah pun menegaskan yang datang baru orangtua siswa, belum ada perwakilan Dispora Kalsel yang berkomunikasi dengan pengelola SMAN 12 Banjarmasin.
Karena itu pula, lanjut Saidah, pihaknya juga belum memberi keputusan untuk menerima atau sebaliknya.
"Setahu saya belum ada dari Dispora yang datang atau berkomunikasi langsung dengan kami mengenai siswa atlet dari SMAN 2 untuk pindah ke sini. Kalau orangtua siswa ada. Ada tiga orang yang ke sini mau urusan pindah," ungkapnya.
Dijelaskan Saidah, SMAN 12 tidak memiliki jalur KKO sebagaimana SMAN 2 Banjarmasin.
Jadi, apabila siswa atlet tersebut jadi pindah ke sekolahnya, maka status mereka akan sama dengan siswa regular lainnya.