WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Sabtu (19/7/2026) sore hingga malam, beredar video viral di medsos tentang kabar adanya perkelahian di kawasan Sungai Andai, Banjarmasin.

Dalam potongan video itu terlihat seseorang yang mengalami luka-luka dimasukkan ke ambulans.

Kabar terjadinya perkelahian menggunakan senjata tajam pun dengan cepat menyebar melalu medsos, apalagi beredar pula rumor ada korban tewas.

Benarkah? Mugeni selaku Ketua RT 48 Sungai Andai, yang menjadi lokasi video viral tersebut, menegaskan tidak ada korban yang meninggal.

Ia mengakui ada kejadian di wilayahnya, tetapi tidak ada yang meninggal dan bukan pula perkelahian.

Menurut Mugeni, yang terjadi adalah salah seorang warganya, UF menyayat jarinya sendiri menggunakan senjata tajam.

"Bukan karena dilukai orang lain," ucapnya.

Suasana menjadi hiruk pikuk karena darah yang keluar ternyata cukup banyak dan berceceran saat UF dibawa ke ambulans.

Sejumlah warga yang enggan disebutkan namanya juga membenarkan penjelasan Mugeni.

Bahkan, mereka mengungkapkan kejadian itu bermula dari pesta miras oplosan.

Baca Juga: Skuat Aneh Inggris Juara 3 Piala Dunia 2026, Prancis Kalah 4-6 Mbappe Kans Sepatu Emas

Baca Juga: Diserang Buaya Saat Cari Ikan di Sungai, Satpam Perusahaan Sawit di Kobar Dapat 40 Jahitan

Seorang warga yang belum lama mengontrak rumah di kawasan itu, WH mabuk bersama beberapa temannya.

Dalam kondisi mabuk, WH marah-marah tanpa diketahui penyebabnya.

Melihat itu, UF yang kabarnya saudara angkat WH berusaha menenangkan.

"UF mengatakan daripada WH membuat resah warga, lebih baik dirinya melukai diri sendiri," kata warga tersebut.

Kemudian, UF menyayatkan senjata tajam ke dua jarinya hingga keluar darah.

Melihat itu, WH mendatangi beberapa rumah warga untuk memanggilkan ambulans.

Namun, saat meminta tolong itu, ia masih membawa mandau (senjata tradisional Kalimantan).

Warga justru menjadi ketakutan sehingga membuat WH marah.

Ia melakukan perusakan di salah satu rumah warga.

Kabarnya, sejak mengontrak di kawasan tersebut, WH beberapa kali membuat onar dalam kondisi mabuk.