WARTABANJAR.COM, PELAIHARI - Kepolisian Resor (Polres) Tanah Laut menegaskan komitmen penuh dalam memberikan jaminan perlindungan total terhadap penanganan kasus kejahatan yang menyasar kelompok perempuan dan anak di wilayah hukum setempat.

Penegasan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolres Tanah Laut, AKBP Ricky Boy Siallagan, saat diwawancarai oleh awak media usai menghadiri acara Penandatanganan Komitmen Bersama Lintas Sektor di Gedung Sarantang Saruntung, Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, Kamis (2/7/2026).

​Guna memaksimalkan pelayanan dan memberikan rasa aman, Polres Tanah Laut telah menyiagakan unit khusus penanganan perkara rentan lengkap dengan fasilitas pendukung serta kehadiran personel Polwan yang ramah anak.

"Tentunya kita ada unit yang menangani khusus, yaitu Unit PPA. Pastinya kita juga sudah memiliki penyidik, ada Polwan juga di sana. Sehingga saya rasa ada ruang yang ramah anak, sehingga saya menghimbau masyarakat supaya tidak usah khawatir," ujar AKBP Ricky Boy Siallagan.

​Selain kesiapan fasilitas fisik dan kompetensi personel di lapangan, pihak kepolisian juga memberikan garansi terhadap keamanan informasi dari para pelapor demi meminimalisir dampak sosial maupun trauma berkepanjangan bagi pihak korban.

​"Penyidik di Polres tentunya sudah memiliki kompetensi, dan juga saya yakinkan, rahasia terkait dengan pelaporan pasti kita jaga. Identitas anak kita, ataupun saksi-saksi yang lain. Jadi tidak usah khawatir kalau misalkan mau melaporkan perkara terkait perempuan dan anak ke Polres Tanah Laut," tambahnya.

Baca Juga: Pemadaman Listrik Bergilir di Kalsel, Mahasiswa Minta PLN Beri Solusi dan Kompensasi

Baca Juga: PLN Minta Maaf pada Masyarakat Kalsel dan Kalteng Atas Pemadaman, Cegah Blackout Pulau Kalimantan

​Di sisi lain, saat disinggung mengenai langkah penanganan terhadap kasus kekerasan perempuan dan anak yang tengah menjadi tren serta perhatian publik di wilayah Tanah Laut saat ini, ia membeberkan taktik yang tengah berjalan.